30
Mar
09

Batas Maksimum Pemberian Kredit

PBI 15 April 2008 Terkait BMPK

Bank Indonesia telah mengeluarkan peraturan baru yang disebut dengan paket kebijakan perbankan 15 April 2008, paket ini memberikan kelonggaran bagi bank dalam menyalurkan kredit. Paket kebijakan ini penting bagi perbankan di tengah berbagai tekanan yang terjadi pada perekonomian Indonesia saat ini. Aturan kredit yang dituangkan oleh BI ada 5 hal, yakni :

· Pelonggaran Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk kredit usaha kecil atau KUK untuk mendorong pinjaman perbankan kepada usaha kecil.

· Pelonggaran ATMR untuk obligasi korporasi yang dimiliki oleh bank. Pelonggaran ini dimaksudkan sebagai upaya BI untuk mendorong pasar modal dan juga pendalaman pasar finansial.

· Peningkatan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) kepada debitor yang bukan pihak terkait dengan bank.

· Penyederhanaan prosedur pendirian kantor bank di bawah kantor cabang. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi perbankan untuk memperluas jaringan agar bank bisa menyentuh areal yang lebih besar cakupannya.

· Peningkatan pengawasan, yaitu implementasi Bassel II yang akan diterapkan Januari 2009 untuk bank-bank besar yang siap melakukannya.

PBI ini juga memuat persayaratan tertentu terkait dengan BMPK. Pertama, paling sedikit terdapat satu anggota kelompok peminjam yang sahamnya dimiliki publik sebesar 40% atau lebih. Kedua, perusahaan yang dimiliki publik telah ditetapkan mendapat insentif pengurangan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Ketiga, porsi kepemilikan publik pada perusahaan yang dimaksud wajib dipertahankan sampai dengan fasilitas yang diperoleh perusahaan tersebut lunas, yang wajib dituangkan dalam perjanjian antara bank dengan debitor. Keempat, saham yang dimiliki publik tidak boleh secara langsung maupun tidak langsung dimiliki oleh pengendali atau pemegang saham lainnya. Porsi penyediaan dana kepada perusahaan yang memenuhi persyaratan tertentu ini tidak boleh lebih kecil dari porsi penyediaan dana kepada anggota kelompok lainnya. Sementara penyediaan dana tambahan yang berasal dari peningkatan BMPK terhadap kelompok peminjam yang memenuhi persyaratan hanya dapat diberikan kepada anggota kelompok sesuai aturan yang ditetapkan.

PBI menyebutkan bahwa Batas Maksimum Pemberian Kredit yang diperbolehkan yaitu setinggi – tingginya sebesar 30% dari modal usaha, jika BMPK diberikan kepada pihak tidak terkait dengan bank tersebut. Sedangkan jika BMPK diberikan kepada pihak terkait batas maksimum yang boleh diberikan harus sesuai peraturan yang telah ditetapkan BI yaitu sebesar 10% dari modal. Peningkatan terhadap BMPK untuk pihak tidak terkait akan mendorong perusahaan untuk go public.


0 Responses to “Batas Maksimum Pemberian Kredit”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: