27
Mar
09

Perilaku Produsen & Konsumen

Tipologi Pengambilan Keputusan Konsumen Terhadap Pembelian Suatu Produk

Konsumen memiliki dua tipologi dalam mengambil keputusan, pertama keleluasaan dalam pengambilan keputusan (The extent of decision making), dimana tipologi ini menggambarkan proses yang berkesinambungan dari pengambilan keputusan menuju kebiasaan. Kedua, dimensi atau proses yang tidak terputus dari keterlibatan pembelian yang tinggi ke yang rendah.

Empat tipe proses pembelian konsumen terhadap kebutuhan, diantaranya Proses “Complex Decision Making”, Proses “Brand Loyalty”, Proses “Limited Decision Making”, Proses “Inertia”. Keempat tipe proses ini mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan terhadap pembelian kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhannya sehari – hari.

Proses Complex Decision Making terjadi bila keterlibatan kepentingan tinggi pada pengambilan keputusan yang terjadi. Contoh, keputusan konsumen saat ingin membeli mobil. Dalam kasus seperti ini, konsumen secara aktif mencari informasi untuk mengevaluasi dan mempertimbangkan pilihan beberapa merek dengan menetapkan kriteria tertentu, seperti hemat bahan bakar, daya tahan tinggi, dan mudah dalam mencari peralatan/suku cadang. Subjek pengambilan keputusan yang komplek adalah sangat penting. Konsep seperti persepsi, sikap, dan pencarian informasi yang relevan untuk pengembangan strategi pemasaran.

Proses Brand Loyalty terjadi ketika pilihan berulang, konsumen belajar dari pengalaman masa lalu dan membeli merek yang memeberikan kepuasaan dengan sedikit atau tanpa pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Contoh pembelian sepatu basket merek nike. Dalam kasus ini, loyalitas merek muncul dari kepuasan pembelian masa lalu. Sehingga konsumen memutuskan untuk tidak perlu mencari informasi dan memutuskan untuk membeli merek yang sama.

Proses Limited Decision Making Konsumen kadang – kadang mengambil keputusan walaupun sebenarnya tidak memiliki keterlibatan yang tinggi, konsumen hanya memiliki sedikit pengalaman masa lalu terhadap produk tersebut. Pencarian informasi dan evaluasi terhadap pilihan merek lebih terbatas dibandingkan dengan proses pengambilan keputusan yang kompleks.

Proses Inertia Tingkat kepentingannya terhadap barang rendah dan tidak ada pengambilan keputusan. Dalam hal ini, konsumen memutuskan untuk membeli produk yang sama bukan karena loyalty terhadap produk tersebut tetapi karena keterbatasan waktu yang dimiliki untuk mencari alternatif lain. Proses pencarian informasi pasif terhadap evaluasi dan pemilihan merek


0 Responses to “Perilaku Produsen & Konsumen”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: