13
Feb
09

Berita Perekonomian

Danamon Lunasi Obligasi Rp300 Juta pada Maret 2009

JAKARTA – PT Bank Danamon Tbk (BDMN) akan melunasi obligasi sebesar USD300 juta pada Maret tahun ini. Pembayaran obligasi tersebut diambil dari kas internal perseroan.

“Pembayaran utang ini akan diambil dari likuiditas dana yang ada di internal Danamon sebesar USD470 juta, jadi ini sangat cukup untuk pembayaran,” ujar Direktur Keuangan BDMN Vera Eve Lim, saat ditemui wartawan, dalam paparan kinerja Danamon Akhir Tahun 2009, di Hotel Gran Melia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (12/2/2009).

Ketika disinggung mengenai transaksi derivatif perseroan, Vera mengatakan saat ini perseroan masih dalam tahap negosiasi dengan satu nasabah saja dengan nilai sebesar USD9 juta. Itu merupakan satu dari 22 yang melakukan kontrak derivatif sebesar USD220 juta.

“Sebanyak 21 nasabah itu tidak ada masalah dan akan menyelesaikan pada waktunya, dan satu nasabah ini dalam proses negosiasi dan akan melakukan jalan yang terbaik bagi kedua belah pihak,” ungkapnya. Dia mengatakan, selisih jual produk derivatif ini senilai USD49 juta. Sementara, Danamon sudah memiliki cadangan produk untuk produk derivatif sebesar Rp800 miliar. Ke depannya, perseroan akan menjaga likuiditas dengan menjaga LDR Danamon sebesar 85 persen, serta menjaga posisi likuiditas dolar dan rupiah.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan automotif dari PT Adira Finance tumbuh 30,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama yang mencapai Rp14,0 triliun. Secara tahunan, jumlah kredit Adira meningkat 27,1 persen atau mencapai Rp17 triliun, pangsa pasarnya sendiri pembiayaan sepeda motor baru sebesar 17,6 persen. Kredit UKM tumbuh 15 persen menjadi Rp18,7 triliun, mewakili 27,9 persen dari total kredit, untuk ritel sendiri meningkat 20 persen menjadi USD5,7 triliun.

Menurut saya berita diatas relevan dengan beberapa prinsip ekonomi diantaranya, pertama biaya adalah apa yang anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu. Dalam hal ini, PT. Bank Danamon Tbk akan melunasi pembayaran obligasinya melalui likuiditas dana yang ada di internal Danamon. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Bank Danamon mengorbankan dan internal danamon untuk menutupi pembayaran obligasi, demi kelancaran kesinambungan persusahaannya. Dengan harapan dapat menjaga likuiditas dengan menjaga LDR Danamon dan menjaga likuiditas dolar dan rupiah, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kedua tanggap terhadap insentif, maksudnya PT. Bank Danamon yang sedang mengalami perubahan keuntungan karena harus melunasi obligasinya, memutuskan untuk menggunakan dan internal Danamon dalam hal ini. Berarti perubahan biaya dan keuntungan yang dialaminya memotivasi untuk merespons atas apa yang terjadi pada perusahaannya.


0 Responses to “Berita Perekonomian”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: